Selasa, 29 September 2015


 Di dalam logo baru Pos Indonesia, kita mendapati seekor merpati pos yang seolah-olah sedang terbang mengelilingi dunia dengan kecepatan tinggi.  Ukuran merpati yang lebih besar daripada bola dunia melambangkan bahwa Pos Indonesia diharapkan bisa menguasai (memimpin) usaha perposan di dunia internasional. Warna dasar jingga yang terdapat di gambar merpati dan bola dunia menunjukkan bahwa Pos Indonesia itu penting (warna jingga memiliki arti penting serta perlu diperhatikan, seperti yang terdapat di pembatas-pembatas jalan, pakaian pendaki gunung, seragam para penerbang, dan lain sebagainya). Tulisan ‘POS INDONESIA’ dengan tipografi bold ini memberikan ketegasan identitas perusahaan dan juga identitas negara. Tulisan ini berada di bawah gambar merpati yang sedang mengelilingi dunia dengan kecepatan tinggi karena logo ini ingin menunjukkan bahwa Pos Indonesia lebih mengutamakan profesionalitas dalam pelayanan untuk pelanggan-pelanggannya. Slogan Pos Indonesia ‘Untuk Anda kami ada’ yang ditulis dengan huruf latin (tegak bersambung) memperlihatkan keluwesan, keramahan, dan fleksibilitas dalam melayani pelanggan-pelanggannya.

VISI
Menjadi pemimpin pasar di Indonesia dengan menyediakan layanan suratpos, paket, dan logistik yang handal serta jasa keuangan yang terpercaya.
MISI
Berkomitmen kepada pelanggan
untuk menyediakan layanan yang selalu tepat waktu dan nilai terbaik

Berkomitmen kepada karyawan
untuk memberikan iklim kerja yang aman, nyaman dan menghargai kontribusi

Berkomitmen kepada pemegang saham
untuk memberikan hasil usaha yang menguntungkan dan terus bertumbuh

Berkomitmen untuk berkontribusi positif kepada masyarakat

Berkomitmen untuk berperilaku transparan
dan terpercaya kepada seluruh pemangku kepentingan

Budaya corporate
Dalam melaksanakan misi perusahaan menjunjung nilai-nilai yang menjadi koridor dalam menjalankan bisnis. Nilai-nilai tersebut terdiri dari input values, process values dan output values ( I-P-O Values) sebagai berikut :
1. Input values : merupakan nilai-nilai yang dicari dari orang-orang yang bekerja di Pos Indonesia, yang terdiri dari :

- Integrity
:
menjunjung tinggi dan melaksanakan nilai etika yang berlaku di masyarakat dan perusahaan

- Commitment
:
menjunjung tinggi dan melaksanakan tujuan perusahaan dan/atau sasaran tugas

- Resilience
:
mampu beradaptasi dan bekerja secara efektif dalam setiap perubahan lingkungan

- Spiritual
:
menjunjung tinggi dan melaksanakan nilai-nilai spiritual

- Respect
:
bertindak dengan menghargai harkat dan martabat orang lain
2. Process Values : merupakan nilai-nilai yang diperhatikan dalam mencapai dan memelihara condition of enterprise excellence, yang terdiri dari :

- Teamwork
:
mampu bekerjasama dalam mencapai tujuan.

- Discipline
:
melakukan tugas sesuai dengan tanggung jawab dan kewenangan.

- Proactive
:
mengantisipasi dan merespon secara tepat masalah-masalah yang timbul dalam pekerjaan.

- Achievement oriented
:
mengupayakan tercapainya sasaran dengan hasil terbaik.

- Systemic thingking
:
menyikapi isyu dan berpikir secara sistematis untuk melihat hubungan sebab akibat.

- Accountable
:
mengambil keputusan dan bertindak sesuai dengan norma yang berlaku dan dapat dipertanggungjawabkan.

- Merit
:
memberikan apresiasi terhadap pencapaian kinerja.
3. Output Values : merupakan nilai-nilai yang diperhatikan oleh pemangku kepentingan ketika menilai kinerja perusahaan, yang terdiri dari :

- Customer values
:
memberikan benefit yang lebih besar dibandingkan dengan pengorbanan yang dilakukan oleh pelanggan.

- Communicative
:
mampu menyampaikan dan menerima ide, pendapat dan informasi secara jelas dengan menggunakan media komunikasi yang tersedia.

- Trustworthy
:
memegang teguh amanah yang diberikan.


BRIGITTA SHINTYAGUSTI
141005298

NAMA; CHARLES .E.CH. BURWOS
NPM    ; 141005538
Lion Air mengambil ke langit dari Indonesia pada tahun 2000 dengan satu pesawat dalam armadanya. Dalam delapan tahun beroperasi, Lion Air kini terbang ke lebih dari 36 kota di Indonesia dan banyak tujuan lain seperti, Singapura, Malaysia dan Vietnam pada armada Boeing 737-900ER baru.
Sebagai pembawa swasta terbesar di Indonesia, kami menawarkan penumpang tidak hanya tiket yang terjangkau di pasar, tapi aman, nyaman, handal dan nyaman perjalanan udara.
Menciptakan peluang bagi wisatawan baru dan memberdayakan pelanggan anggaran-sadar untuk terbang lebih sering dengan membuat perjalanan terjangkau dengan tarif rendah konsisten.
Biaya yang ketat mengontrol melalui operasi kami sehingga kami dapat menjaga tarif kami konsisten rendah untuk wisatawan.
Memaksimalkan jumlah sektor yang dilayani oleh pesawat kami per hari dengan perencanaan lalu lintas udara yang efisien.
Janji Lion Air untuk memanfaatkan kecerdikan dan inovasi kami untuk memberikan penghematan biaya riil penumpang dalam perjalanan udara tidak hanya melalui penyediaan tiket murah, tetapi melalui berbagai komprehensif layanan nilai tambah Lion Air.
VISI:
Menjadi perusahaan penerbangan swasta nasional yang melayani penerbangan domestik dan internasional dengan berpedoman kepada prinsip-prinsip keselamatan dan keamanan penerbangan yang telah ditetapkan lion air.
MISI:
menjadi perusahaan penerbangan nasional inovatif, efisien dan profesional dalam menjangkau beberapa kota yang ada di Indonesia sehingga akan lebih banyak pengguna yang dapat terbang bersama armada lion air.
ARTI LOGO:


Nama itu di ambil dari simbol kelahirannya 17 agustus yakni bintang leo . Kebetulan simbolnya kepala singa atau lion. Singa merupakan lambang semangat atau keberanian. Maka jadilah nama Lion Tour. Dan ketika memulai menggarap bisnis penerbangan, lambang yang digunakan tetap sama, hanya saja lambang kepala singa di tambah dengan sayap dan matahari. Sayap sebagai jenis usaha yakni penerbangan dan matahri itu merupakan kebutuhan bagi semua orang.
BUDAYA PERUSAHAAN:
Kursi: Indonesia AirAsia tidak menggunakan nomor kursi untuk menghindari bottle neck saat antrian, Penumpang bernomor kursi kecil yang masuk lebih dahulu, akan menghambat jalan  penumpang bernomor kursi besar.  Untuk memastikan ini tidak terjadi, Indonesia Air Asia dengan cerdik menyediakan kartu putih dan merah. Penumpang yang diberi kartu merah akan didahulukan masuk pesawat, karena ia akan dipegang oleh penumpang yang duduk di belakang.  Penghematan beberapa menit akibat metode ini amat sangat berarti.
-       Pesawat: Indonesia AirAsia menggunakan pesawat yang rata-rata lebih tua dibandingkan Lion Air, mungkin karena karena start-up costnya lebih murah,  investor obligation juga lebih rendah. Menilik usia dan interior pesawat, terbang bersama Lion Air akan lebih menarik.   737-900ER Lion adalah pesawat terbaru dalam jajaran airlines di Indonesia. Masih bersih di mana-mana:  karpet, tempat duduk, panel dan lainnya. Dalam kabin 737900-ER suasananya fresh.
-       Cabin: Tray table Indonesia  AirAsia dipenuhi dengan sticker promosi produk tertentu, Cabin Air Asia adalah sarana promosi.Key Performance Indicator seperti $ Non Operational Income nampaknya digenjot dengan lebih baik di Indonesia Air Asia. 
-       Tepat Waktu: Fast Ground Turn Around Indonesia AirAsia lebih cepat dibandingkan Lion Air, hanya 25 menit saja, Jadual kedatangan dan keberangkatan Lion Air dan Indonesia Air Asia berdekatan.  fast turn-around merupakan salah satu kunci manajemen penerbangan, “pesawat akan bernilai eknomis ketika ia terbang di udara.  Bis akan bernilai ekonomis ketika berjalan mengangkut penumpang. Di terminal, di darat, di bandara, bis dan pesawat tak perlu berlama-lama”.  Fast ground turn around yang diukur dengan KPI selisih menit kedatangan dan keberangkatan di suatu bandara merupakan salah satu key performance indicator penting. Pilotnya telah welcoming bahkan ketika penumpang awal menjejakkan kaki ke dalam pesawat. Dan Anda tidak perlu duduk berlama-lama menunggu pesawat bergera.  Segera setelah tulang duduk penumpang terakhir menempel di kursi, pesawat mulai bergerak.  You can feel the difference. Here, every second mean bucks.  mengukur critical success factor dari transportation business.
-       Penjualan di Cabin: Pramugari Indonesia AirAsia berjualan makanan dan minuman, serta merchandise di Pesawat. Indonesia Air Asia juga berjualan makanan dan minuman. Selepas menawarkan makanan dan minuman, pramugari berkeliling, membawa tas kresek, untuk tempat sampah. Sebuah perilaku terpuji.  Menyadarkan kita betapa menyimpan sampah ditempatnya adalah perilaku bermoral yang menunjukkan jati diri seseorang.  Anda bisa sering terbang dengan pesawat, tetapi bila Anda nyampah sembarangan, Anda bukanlah siapa-siapa, seolah-olah itulah pesannya.
-       Indonesia Air Asia juga berjualan merchandise. Topi. T-Shirt. Baby Jumper. Magic Bag. Mini Airplane.  Berlogo Air Asia, William, AT&T.  Gaya menawarkan Pramugari menyenangkan.  Percakapan akan seperti pasar.  “Harga ini berapa . Itu berapa. Ada ukuran lain gak”. Barang yang ditawarkan berseliweran ke sana kemari.  Penumpang mengutak-atik barang.  Membuka bungkus. Seperti di pasar senggol saja.  Harga barang yang ditawarkan jelas tak murah amat.  Tetapi orang berbelanja.  Penumpang merogoh dompetnya.   Indonesia Air Asia nampaknya lebih lihai dan berhasil mendongkrak wallet share penumpangnya.  Indikator Rp Customer Spending dalam pesawat memang merupakan   salah satu KPI yang di-exercise dengan baik oleh Lion Air dan Indonesia Air Asia. Hasilnya keakraban yang hangat dirasakan oleh pelanggan (warm friendship).
-       Pelayanan: Pramugari Indonesia AirAsia lebih tak berjarak dengan penumpang, mereka lebih ramah, tanpa segan mengobrol dengan penumpang sebagai bagian dari customer intimacy strategy, Pramugari Lion Air lebih cekatan dalam mengurusi bagasi penumpang. Pramugari Indonesia AirAsia lebih menikmati pekerjaannya, senyuman mereka terlihat ikhlas, dalam service script selalu disebutkan nama pramugari yang bertugas sehingga kita merasa mengenali mereka. Ketika diperkenalkan oleh senior flight attendant ketika safety demonstration, ia berkata: “Kami akan memperagakan cara menggunakan  (anda tahu kelanjutannya..),  perhatikan Maria dan Nita di depan Anda…”.  service script Air Asia dengan cerdik memasukkan kalimat penyebutan nama sang pramugari, the primary person, dalam istilah Air Asia. Kesan yang muncul, di Air Asia, pramugari ditonjolkan sebagai  sebuah pribadi. She has a name.  She is a person.  And you can get to know each other.  Pramugari adalah mahluk cantik bernama dan dapat dikenali, tak perlu berjarak dengan penumpang. Pramugari adalah service ambassador, dan definitely ia merupakan source of customer loyality.
       Keselamatan: Dari berita yang kita ikuti Indonesia AirAsia bisa dikatakan tidak pernah mengalami masalah safety yang begitu parah, tidak seperti Lion Air yang telah mengalami beberapa kali kecelakaan, tergelincir, bahkan yang terparah saat kecelakaan di Solo pada tahun 2004, serta kecelakaan lainnya seperti tergelincir dsb.
Dari paparan diatas sangat menarik untuk dibahas dari sudut Pandang Budaya Organisasi kenapa kedua Perusahaan yang bisa dikatakan mempunyai pemimpin yang berkarakteristik sama serta strategi yang hampir sama ternyata menghasilkan hasil dan pelayanan yang berbeda.

                                                                                                         

NAMA : AG. ALDIRAN SETIADI M

NPM    : 101004117
PRODI: SOSIOLOGI 2010








FILOSOFI DARI LOGO DI ATAS(PT GUDANG GARAM)


Ada yang bilang merokok itu haram, makruh dan ada yang bilang boleh. Bukan itu yang akan dibahas. Disini akan dicoba menguak filosofi atau makna logo dibalik salah satu pabrikan rokok yang satu ini. Ini hanya penefsiran semata tanpa ada dasar yang jelas jadi kalau ada salah pendapat atau mungkin menyinggung jadi mohon maaf

Ada tiga bagian utama dari logo ini:
  1. Ada 5 buah rumah
5 buah rumah ini bisa juga diartikan: dinegara kita ini puny dasar yang sangat kuat untuk mempersatukan bangsa yaitu PANCASILA dengan jumlah sila ada 5. Jadi Pabrikan rokok yang satu ini coba mengingatkan kita akan PANCASILA,..bisa jadi… mengingatkan kita akan pentingnya nasionalisme,.. cinta produk dalam negeri
Makna yang kedua dalam agama ISLAM  di agama ISLAM sendiri rukun ISLAM ada 5. Disini mengingatkan kita untuk sadar beragama, beribadah danlainlain.

  1. Disamping 5 buah rumah seperti ada 2 buah rumah dengan warna hitam
Untuk yang nomor dua ini makna nya warna hitam menyatakan jumlah yang tidak terbatas. Disini caba mengingatkan kita bahwa usaha kita tidak terbatas. Hanya saja harus dilakukan dengan cara yang benar dan tepat.

  1. Ada rel kereta api
Untuk yang nomor 3 ini maknanya rel kereta api itu jalan yang lurus dan yakin. Jika mengacu dari nomor 1 dan 2. Jika kita hidup bernegara dan beragama dan usaha nya itu harus maksimal, yakin dan lurus. Jangan setengah-tengah



Visi dan Misi 
Visi
Menjadi perusahaan besar yang terpandang, menguntungkan dan 
memiliki pera produksi industri rokok


Misi
Menyediakan produk-produk inovatif bermutu tinggi yang memenuhi, 
bahkan melebihi harapan konsumen sekaligus memberikan manfaat bagi semua 
Stakeholde


BUDAYA KARPORATE
  1. PT. Gudang Garam merupakan salah satu perusahaan rokok terbesar di Indonesia, di mana memiliki jumlah karyawan melebihi 1.000 orang yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia. Sebagai suatu perusahaan rokok terbesar PT. Gudang Garam memperhatikan para karyawan dengan berbagai fasilitas dan kompensasi yang sesuai dengan upah minimum yang berlaku. Terdapatnya jaminan sosial kesehatan kerja dan juga tunjangan hari raya, itu diharapkan dapat memberikan kontribusi yang maksimal dari karyawan ke PT. Gudang Garam lewat kinerja yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh motivasi kerja, komitmen karyawan, dan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan. Populasi penelitian ini adalah 61 orang dan sampel yang digunakan sebanyak 61 orang dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Penelitian ini menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik dan hipotesis serta analisis linear berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa secara simultan dan parsial motivasi kerja, komitmen karyawan, dan budaya organisasiberpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Pihak manajemen PT. Gudang Garam Manado sebaiknya meningkatkan motivasi kerja karena berpengaruh sangat lemah terhadap kinerja karyawan.


ANTONIUS RADITYO
141005209
SOSIOLOGI BISNIS

PT Patra Jasa ditemukan di Juli, 17 1975 pertama sebagai perusahaan manajemen aset dari PT PERTAMINA, yang terbesar negara perusahaan minyak dan gas di Indonesia. Sekarang PT. Patra Jasa telah berkembang di industri perhotelan dan properti. Kami mendedikasikan layanan luar biasa kami kepada pelanggan dengan nilai terbaik.

TUMBUH DENGAN NILAI KAMI
Sebagai perhotelan dan properti industri, PT Patra Jasa telah memasuki era modern dengan mengembangkan bisnisnya di hotel, perumahan dan kantor menara sebagai tuntutan  .

Kesuksesan kami didorong oleh orang-orang kami dan fokus yang konsisten mereka pada memberikan hasil dengan cara yang benar dengan menggunakan nilai-nilai perusahaan kami untuk memberikan pemegang saham pelayanan terbaik.

Kami melaksanakan dengan kepuasan dan keuntungan memaksimalkan, menerapkan inovasi dan belajar terus menerus dengan menangkap peluang baru untuk pertumbuhan yang berkelanjutan.

Sebagai perusahaan dan individu, kami sangat bangga dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat di mana kita hidup dan bekerja. Kami juga peduli dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial dan bangga dari banyak cara di mana karyawan kami bekerja untuk menjaga itu. Untuk memenuhi tantangan baru di perhotelan global dan pasar industri, PT Patra Jasa merespons melalui Program Transformasi untuk semua unit dan aset, dan dari manajemen kepada karyawan sebagai kita mengejar visi jangka panjang dan misi untuk menjadi perusahaan yang dipilih oleh pelanggan di perhotelan dan industri properti. Di masa depan, kami ingin melakukan IPO (Initial Public Offering) untuk pertumbuhan bisnis PT Patra Jasa. Kami menyadari bahwa dunia perlu meletakkan senyum di wajahnya. Itulah sebabnya kami akan melakukan yang terbaik untuk menyajikan cara terbaik bagi Anda untuk TERSENYUM dalam kegiatan penting Anda.

VISI
·         Untuk menjadi perusahaan yang dipilih oleh pelanggan di industri perhotelan dan properti.

MISI
·         Berfokus pada kepuasan pelanggan untuk memaksimalkan hasil perusahaan.
·         Menjalankan bisnis dengan Good Corporate Governance.
·         Perbaikan perusahaan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

BUDAYA PERUSAHAAN
PT Patra Jasa yang  merupakan anak perusahaan BUMN  ( PT Pertamina (Persero)) memiliki budaya perusahaan yang tidak jauh berbeda dengan induknya. Ketentuan_ketentuan yang berlaku mengikuti ketentuan yang berlaku di induknya. Pengambilan keputusan juga dilakukan sesuai ketentuan yang brlaku di Pertamina. Prosedur yang berlaku juga dijiwai oleh ketentuan yang di Perusahaan BUMN pada umumnya.


ARTI LOGO

Brand identity Patra Jasa dirancang untuk merepresentasikan komitmen Patra Jasa dalam berjuang meraih visinya.

Rancangan huruf Patra Jasa mengekspresikan pergerakan
usaha yang dinamis mengikuti perkembangan jaman tanpa
harus menghilangkan semangat dan warisan nilai-nilai dari
para perintis dan pendahulu di perusahaan PT Patra Jasa.

Simbol hati yang memiliki komponen bentuk bibir tersenyum mewakili tata nilai perusahaan (SMILE) dan etos kerja yang berorientasi layanan.
Warna biru sebagai simbol terpercaya dalam memberikan kepuasan pelanggan.

Warna oranye memberi makna kreativitas dalam berinovasi.

Warna hijau merefleksikan pertumbuhan dengan terus
memaksimalkan hasil usaha serta memberikan sentuhan
makna tanggung jawab terhadap masalah lingkungan
dan sosial.

Warna merah merepresent Brand identity Patra Jasa dirancang untuk merepresentasikan komitmen Patra Jasa dalam berjuang meraih visinya.
Rancangan huruf Patra Jasa mengekspresikan pergerakan
usaha yang dinamis mengikuti perkembangan jaman tanpa
harus menghilangkan semangat dan warisan nilai-nilai dari
para perintis dan pendahulu di perusahaan PT Patra Jasa.

Simbol hati yang memiliki komponen bentuk bibir tersenyum mewakili tata nilai perusahaan (SMILE) dan etos kerja yang berorientasi layanan.

Warna biru sebagai simbol terpercaya dalam memberikan kepuasan pelanggan.

Warna oranye memberi makna kreativitas dalam berinovasi.

Warna hijau merefleksikan pertumbuhan dengan terus
memaksimalkan hasil usaha serta memberikan sentuhan
makna tanggung jawab terhadap masalah lingkungan
dan sosial.

Warna merah merepresentBrand identity Patra Jasa dirancang untuk merepresentasikan komitmen Patra Jasa dalam berjuang meraih visinya..



CORPORATE CULTURE PT. ASTRA INTERNASIONAL Tbk.( Paulina Fransisca )



Nama: Paulina Fransisca
NPM: 141005251

CORPORATE CULTURE
PT. ASTRA INTERNATIONAL Tbk.



Profil Perusahaan
·         Simbol saham IDX: ASI
·         Industri Jasa:
Otomotif:
1.      Jasa keuangan
2.      Alat berat
3.      Anggribisnis
4.      Teknologi informasi
5.      Insfrastruktur
·         Didirikan: Jakarta, Indonesia (1957)
·         Pendiri: Tjia KianTie dan William Soerjadjaja
·         Tokoh penting: Prijoyo Sugiarto (Presiden Direktur)
Visi dan Misi PT. Astra Internasioal
·         Visi
1.      Menjadi distibutor dan retailer terdepan dalam bisnis LCV Isuzu Indonesia
2.      Menjadi dealer utama dalam bisnis LCV Isuzu di Indonesia
3.      Menjadi salah satu perusahaan yang terbaik dengan penekanan pada pertumbuhan yang berkesinambungan, pengembangan potensi karyawan, efisiensi, tanggung jawab sosial dan ramah lingkungan.
·         Misi
1.      Karyawan yang memiliki kompetensi dan produktifitas yang tinggi
2.      Proses bisnis yang kuat dan efesien
3.      Budaya yang terpusat pada pelanggan
4.      Etika bisnis yang baik
5.      Ramah lingkungan dan hubungan industrial yang kuat
Corperate Culture
·         Nilai
Nilai- nilai yang dijadikan panutan pada PT. Astra Internasional Izusu antara lain:
1.      Peduli dan menghormati terhadap sesama
2.      Kreatif dan inovatif
3.      Senantiasa bekerja sama dengan efektif
4.      Menjadi individu yang bertanggung jawab
Dari nilai- nilai diatas, maka tidak salah apabila PT. Astra International Izusu menjadi salah satu perusahaan terkenal di dalam negeri dan di luar negeri.
·         Struktur Organisasi
Presiden Direktur: Jhonny Dermawan Danusasmita
Wakil Presiden Direktur: Shinji Fuji
Direktur: Joko Trisanyoto, Yamasaki, Banny Rodjo Setyono, Hirohiko Fukatsu
Direktur : Joko Trisanyoto, Shinji Yamasaki, Benny Radjo Setyono, HirohikoFukatsu.

·         CSR
Astra mengharuskan pertumbuhan yang berimbang dalam Strategic Triple Roadmap, yaitu pertumbuhan portofolio bisnis, sumber daya manusia, dan kontribusi sosial dan lingkungan secara serentak. Astra menekankan partisipasi dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia melalui panduan Public Contribution Roadmap, yang diterapkan dalam inisiatif SATU Indonesia (Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia) sebagai langkah nyata Grup Astra beserta delapan yayasan untuk berperan aktif serta memberikan kontribusi meningkatkan kualitas masyarakat Indonesia.
Pilar strategic roadmap Astra yang ketiga adalah Public Contribution. Pilar ini tidak hanya mewakili komitmen kami untuk menjadi warga korporasi yang baik dengan melaksanakan pelestarian lingkungan dan kegiatan filantrofi sosial, namun melalui pilar ini lingkungan dan sosial lebih jauh diimplementasikan ke dalam arah strategi dan perencanaan bisnis di seluruh anak perusahaan Astra.
Public Contribution dalam implementasinya memiliki 2 sisi, yakni Lingkungan dan Sosial Masyarakat. Dalam implementasinya keduanya dijabarkan menjadi kebijakan, target yang terukur, kriteria serta prosedur pelaksanaan yang dirangkum dalam Astra Gree Company (AGC) dan Astra Friendly Company (AFC).
Astra Green Company mewujudkan komitmen Astra dalam pengelolaan lingkungan, kesehatan dan keselamatan dan dicantumkan dalam Corporate Policy Communication Social Responsibility and Security (CSRS) serta berbagai turunan programnya yang mencakup efisiensi sumber daya alam, pengurangan limbah, emisi gas rumah kaca, dan penerapan zero workplace incident melalui program behavior based safety.
Sedangkan Astra Friendly Company mencantumkan berbagai arahan strategi dan implementasi Astra dalam berinteraksi dengan para pemangku kepentingan, masyarakat sekitar operasional kami, pelaksanaan kegiatan CSR, dan berbagai kegiatan sosial lainnya. Melalui Astra Friendly Company, kami bertujuan untuk menjalin hubungan baik dengan setiap komponen masyarakat sehingga kami dapat diterima baik dan menjadi bagian dari masyarakat.
·         Cabang Astra Internasional
1.      Astra International Tbk. (Daihatsu Sales Operation), PT.
2.      Astra Internasional Tbk. (Honda Sales Operation) , PT.
3.      Astra International Tbk. (Isuzu Sales Operation) [ Cabang Semarang ], PT.
4.      Astra International Tbk. (Nissan Diesel Sales Operation), PT.
5.      Astra International Tbk., PT.
6.      Astra International Tbk. [ Cabang Bandung ], PT.
7.      Astra International Tbk. (Daihatsu Sales Operation) [ Cabang Semarang ], PT.
8.      Astra International Tbk. [ Cabang Surabaya ], PT.
9.      Astra International Tbk. [ Cabang Yogyakarta ], PT.
10.  Astra International Tbk. [ Cabang Yogyakarta ], PT.
11.  Astra International Tbk. (Toyota Sales Operation) [ Cabang Cirebon ], PT.
12.  Astra International Tbk. (Toyota Sales Operation) [ Cabang Medan ], PT.
13.  Astra International Tbk. (Toyota Sales Operation) [ Cabang Surabaya ], PT
14.  Astra International Tbk. (Isuzu Sales Operation) [ Cabang ], PT.
·         Jumlah Karyawan
Jumlah karyawan Astra Internasional Sekitar 4.900 jiwa (per January 2003)
Goods Corperate
·         Produk
Produk- produk yang dihasilkan oleh PT. Astra Internasional  meliputi:
1.      Izusu Mu-X
2.      NKR 55 CC
3.      NKR 55 LWB
4.      FLAT BAD
5.      STD
6.      C- Series
7.      FRR 90 Q
8.      FTR 90 TH
9.      GIGA FVZ 34 TH
10.  PANTHER GRAND TOURING
11.  IZUSU BISON